Sunday, September 03, 2006

Airport di Tokyo dan transportnya

Di Tokyo, ada 2 airport: Narita dan Haneda. Haneda cuma melayani domestic saja (dan international ke Seoul katanya), jadi most likely, kita2 yang ke Tokyo akan lebih sering pakai Narita.

Narita ini jauh banget dari tengah kota, lebih dari 50 km. Ada banyak cara untuk ke turun ke kota, dari paling mahal sampai paling murah. Click sini untuk baca detil.
  • Yang paling mahal naik taxi, bisa habis 20.000 yen tuh, highly not recommended! Bahkan untuk group ber-5 sekalipun.
  • Yang lebih affordable pakai Limousine Bus atau Narita Express (train). Biaya kurang lebih sama sekitar 3.000 yen.
  • Yang lebih murah lagi pakai Keisei Skyliner, biaya sekitar 1.900 yen.
  • Yang lebih super murah lagi pakai Keisei Limited Express, biaya sekitar 1.000 yen. Yang ini, seat-nya tidak bisa di-reserve. Jadi ada kemungkinan bakal berdiri sepanjang perjalanan. Kalau waktu jam-jam commute, bisa super-padat! Jadi kalau bawa barang-barang banyak, lebih baik pakai yang Skyliner. Oh ya platformnya sama loh dengan Keisei Skyliner, jadi hati-hati keliru naik kereta. Di board-nya ada petunjuknya ini kereta apa. Bentuk keretanya juga lain kok. Kalau ragu-ragu intip saja dulu, kalau kursinya seperti di pesawat menghadap depan semua, itu Skyliner. Kalau kursinya di samping dan banyak gantungan untuk pegangan waktu berdiri, itu Limited Express. Di Skyliner ada kondekturnya yang ngecek, kalau salah beli tiket, kita bisa bayar kekurangannya langsung.
Kalau bawa barang banyak, yang paling ok mungkin naik Limousine Bus, karena terminalnya dia di Tokyo ada banyak sekali, jadi bisa cari yang terdekat dengan tujuan akhir kita lalu naik taxi dari sana. Cara beli gampang saja kok, waktu kita keluar di arrival hall, sudah ada counter-nya jelas banget, lalu tinggal kasi tau mau ke mana, nanti dia bisa bantu cari terminal terdekatnya. Kalau mau naik Keisei Skyliner atau Narita Express, juga bisa beli di sini. Untuk Keisei Limited Express, mungkin bisa juga beli di sini, tapi yg pasti bisa juga beli di mesin yang ada di dekat pintu masuk platformnya. Ikuti saja petunjuk untuk turun ke "Keisei Line".

Oh ya ada alternatif lain kalau malas angkat-angkat koper, di airport ada banyak counter untuk pengiriman bagasi (baggage delivery service), biaya sekitar 2.000 yen per koper kalau saya tidak salah.

Terakhir, denger2 ada bis gratis-an loh! Click sini untuk baca lebih lanjut.

Yokoso (welcome) to Japan.

PS. Imigrasi di Jepang tidak seperti di Australia atau Amerika. Cukup bebas, boleh bawa krupuk, makanan, bumbu-bumbu, dll. Bahkan kayaknya jarang sekali mereka minta kita buka-buka koper.

PPS. Di Jepang, HP-nya pake 3G. Jadi kalo Telkomsel atau XL yang 3G kayaknya bisa juga roaming di sini lewat Softbank (dulunya Vodaphone). Atau alternatif lainnya, bisa juga sewa HP di airport.

2 comments:

Anonymous said...

Ho! bisa nyewa HP toh. Baru kah? Dulu (3 1/2 taon lalu) kyknya gak ngeliat pas di Narita.

Sindunata Sudarmaji said...

Hai Ilham! Thanks for commenting. Ooh dulu ga bisa ya; iya sekarang bisa. Ini counternya banyak banget: http://www.narita-airport.jp/en/guide/service/list/svc_19.html

Gua juga baru sadar ternyata ada DVD player rental & handycam rental segala. Macam2 saja.